Pertemuan 4 · Bab 2 · Fisika 2 Satuan Kredit Semester · Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Proyek Konstruksi

Operasi Vektor dan Resultan Vektor

Pertemuan 4 melanjutkan fondasi Pertemuan 3. Setelah mahasiswa mampu merepresentasikan satu vektor dan menentukan komponennya, sekarang dipelajari operasi antarvektor: penjumlahan, pengurangan, resultan beberapa vektor, perkalian skalar (perkalian skalar), dan perkalian vektor (perkalian vektor).

PenjumlahanPenguranganResultan VektorPerkalian SkalarPerkalian Vektor340 menit
Batas Pertemuan 4: seluruh pembahasan tetap pada matematika dan geometri vektor. Konsep gaya baru dimulai pada Pertemuan 5.

Tujuan belajar Pertemuan 4

Pertemuan 4 memiliki 6 tujuan utama yang seluruhnya merupakan operasi vektor.

Notasi baku Pertemuan 4
Seluruh contoh, latihan, dan kunci jawaban menggunakan bentuk A = Axi + Ayj + Azk. Notasi koordinat (Ax, Ay, Az) mempunyai arti yang sama. Contoh: A = (1, −3, 2) ≡ i − 3j + 2k.
Prasyarat: representasi vektor, komponen x dan y, kuadran, besar–arah, serta pengenalan bentuk Kartesian i, j, k dari Pertemuan 3.
TUJUAN PEMBELAJARAN 1

Menjumlahkan dua vektor

↑ Kembali ke Tujuan Belajar

Penjumlahan vektor memperhitungkan besar dan arah. Hasil A + B adalah vektor baru.

1.1 Metode ujung ke pangkal

R = A + B ABR

1.2 Metode komponen

A + B = (Aₓ+Bₓ)i + (Aᵧ+Bᵧ)j

Contoh utama dari lampiran

A = i − 3j + 2k

B = i + j

Langkah 1 — jumlahkan komponen i1 + 1 = 2
Langkah 2 — jumlahkan komponen j−3 + 1 = −2
Langkah 3 — jumlahkan komponen k2 + 0 = 2
A + B = 2i − 2j + 2k
|A+B| = √(2² + (−2)² + 2²) = √12 = 2√3
Jawaban akhir: A + B = 2i − 2j + 2k dan |A+B| = 2√3.
Latihan Tujuan Pembelajaran 1 — sesuai lampiran

a = 4i + 2j + 3k

b = 2i − j + 4k

Tentukan: (a) a + b dan (b) |a + b|.

a+b = (4+2)i + (2−1)j + (3+4)k = 6i + j + 7k
|a+b| = √(6²+1²+7²) = √86
Jawaban akhir: a+b = 6i + j + 7k dan |a+b| = √86.
TUJUAN PEMBELAJARAN 2

Melakukan pengurangan vektor

↑ Kembali ke Tujuan Belajar
A − B = A + (−B)

Vektor −B memiliki besar sama dengan B tetapi arah berlawanan 180°.

A − B = (Aₓ−Bₓ)i + (Aᵧ−Bᵧ)j

A = i − 3j + 2k

B = i + j

A − B = (1−1)i + (−3−1)j + (2−0)k
A − B = −4j + 2k.
Kesalahan umum: mengurangi magnitudo A dan B tanpa memperhatikan arah. Pengurangan vektor harus dilakukan pada vektornya atau komponennya.
Latihan Tujuan Pembelajaran 2

a = 4i + 2j + 3k

b = 2i − j + 4k

Tentukan a − b.

a−b = (4−2)i + [2−(−1)]j + (3−4)k
a − b = 2i + 3j − k.
TUJUAN PEMBELAJARAN 3

Menentukan resultan beberapa vektor

↑ Kembali ke Tujuan Belajar

Untuk beberapa vektor, jumlahkan seluruh komponen x dan y.

Rₓ = ΣAₓ    |    Rᵧ = ΣAᵧ
R = √(Rₓ²+Rᵧ²)    |    θ = atan2(Rᵧ,Rₓ)

3.1 Contoh perpindahan

Contoh resultan dua vektor dari lampiran

a = 4i + 2j + 3k

b = 2i − j + 4k

Komponen iRx = 4 + 2 = 6
Komponen jRy = 2 − 1 = 1
Komponen kRz = 3 + 4 = 7
R = 6i + j + 7k
|R| = √(6²+1²+7²) = √86
Resultan: R = 6i + j + 7k dengan besar |R| = √86.

3.2 Kasus simetri dan pembatalan

Komponen yang sama besar tetapi berlawanan arah dapat saling membatalkan. Ini menjelaskan mengapa besar resultan tidak sama dengan jumlah magnitudo.

Kalkulator resultan hingga empat vektor tiga dimensi

Latihan Tujuan Pembelajaran 3

A = i − 3j + 2k

B = i + j

Tentukan R = A+B dan |R|.

R = 2i − 2j + 2k
|R| = √12 = 2√3
Jawaban akhir: R = 2i − 2j + 2k dan |R| = 2√3.
TUJUAN PEMBELAJARAN 4

Menerapkan perkalian skalar (perkalian skalar)

↑ Kembali ke Tujuan Belajar
A·B = AB cos θ
A·B = AxBx + AyBy + AzBz

Perkalian skalar menghasilkan skalar. Ia dapat digunakan untuk mengukur keterarahan/proyeksi dan menentukan sudut antara dua vektor.

KondisiMakna
A·B > 0Sudut lancip
A·B = 0Tegak lurus (untuk vektor nonnol)
A·B < 0Sudut tumpul
cos θ = (A·B)/(|A||B|)

Contoh perkalian skalar dari lampiran

a = 5i + 5j + 10k

b = 4i + 2j + 6k

Komponen i(5)(4) = 20
Komponen j(5)(2) = 10
Komponen k(10)(6) = 60
a · b = 20 + 10 + 60 = 90
Jawaban akhir: a · b = 90 (skalar).
Latihan Tujuan Pembelajaran 4 — sesuai lampiran

A = 2i + 2j − 3k

B = −2i + 3j − 4k

Hitung A · B.

A·B = (2)(−2) + (2)(3) + (−3)(−4)
A·B = −4 + 6 + 12 = 14
Jawaban akhir: A · B = 14.
TUJUAN PEMBELAJARAN 5

Menerapkan perkalian vektor (perkalian vektor)

↑ Kembali ke Tujuan Belajar
|A×B| = AB sin θ
A×B = (AyBz − AzBy)i + (AzBx − AxBz)j + (AxBy − AyBx)k

Perkalian vektor menghasilkan vektor yang tegak lurus terhadap bidang A dan B. Arah ditentukan dengan kaidah tangan kanan.

SifatHasil
A×Barah normal menurut kaidah tangan kanan
B×A−(A×B)
A sejajar BA×B = 0
A tegak lurus B|A×B| = AB

Contoh perkalian vektor dari lampiran

a = 5i + 5j + 10k

b = 4i + 2j + 6k

a × b = i[(5)(6) − (10)(2)] − j[(5)(6) − (10)(4)] + k[(5)(2) − (5)(4)]
Komponen i30 − 20 = 10
Komponen j−(30 − 40) = +10
Komponen k10 − 20 = −10
a × b = 10i + 10j − 10k
|a×b| = √(10²+10²+(−10)²) = 10√3
Jawaban akhir: a × b = 10i + 10j − 10k dan |a×b| = 10√3.
Makna geometris: |A×B| sama dengan luas jajargenjang yang dibentuk A dan B. Ini memungkinkan perkalian vektor dipahami tanpa memperkenalkan konsep gaya.
Latihan Tujuan Pembelajaran 5 — sesuai lampiran

A = 2i + 3j + 4k

B = i − 2j + 3k

Hitung A × B.

A×B = i[(3)(3)−(4)(−2)] − j[(2)(3)−(4)(1)] + k[(2)(−2)−(3)(1)]
A × B = 17i − 2j − 7k.
TUJUAN PEMBELAJARAN 6

Membandingkan dan mengaudit operasi vektor

↑ Kembali ke Tujuan Belajar
OperasiNotasiJenis hasilPertanyaan yang dijawab
PenjumlahanA+BVektorApa vektor gabungannya?
PenguranganA−BVektorApa perbedaan vektornya?
Perkalian skalarA·BSkalarSeberapa searah / berapa sudutnya?
Perkalian vektorA×BVektorSeberapa besar efek tegak lurus dan ke arah normal mana?

Kalkulator perkalian skalar dan perkalian vektor tiga dimensi

Urutan berpikir: pahami komponen → jumlah/kurangi → tentukan resultan → baru gunakan perkalian skalar/perkalian vektor sesuai kebutuhan. Jangan memilih rumus hanya karena bentuk angkanya tampak cocok.
Latihan integrasi Tujuan Pembelajaran 6 — sesuai lampiran

A = 2i + 2j − 3k

B = −2i + 3j − 4k

Tentukan: (a) A · B dan (b) A × B.

a) Perkalian skalar

A·B = (2)(−2)+(2)(3)+(−3)(−4) = 14

b) Perkalian vektor

A×B = i[(2)(−4)−(−3)(3)] − j[(2)(−4)−(−3)(−2)] + k[(2)(3)−(2)(−2)]
A×B = i + 14j + 10k
Jawaban akhir: A·B = 14 dan A×B = i + 14j + 10k.

Latihan Soal sesuai Lampiran — Format Baku i, j, k

Semua soal pada lampiran ditulis ulang ke bentuk vektor satuan agar notasinya konsisten.

Bagian A — Penjumlahan vektor dan besar resultan

Soal 1

A = i − 3j + 2k

B = i + j

Tentukan: (a) A+B dan (b) |A+B|.

A+B = 2i − 2j + 2k
|A+B| = √12 = 2√3
A+B = 2i − 2j + 2k; |A+B| = 2√3.
Soal 2

a = 4i + 2j + 3k

b = 2i − j + 4k

Tentukan: (a) a+b dan (b) |a+b|.

a+b = 6i + j + 7k
|a+b| = √86
a+b = 6i + j + 7k; |a+b| = √86.

Bagian B — Perkalian skalar dan perkalian vektor

Soal 3

a = 5i + 5j + 10k

b = 4i + 2j + 6k

Tentukan a·b, a×b, dan |a×b|.

a·b = 90
a×b = 10i + 10j − 10k
|a×b| = 10√3
a·b = 90; a×b = 10i + 10j − 10k; |a×b| = 10√3.
Soal 4

A = 2i + 2j − 3k

B = −2i + 3j − 4k

Tentukan A·B, A×B, dan |A×B|.

A·B = 14
A×B = i + 14j + 10k
|A×B| = √297 = 3√33
A·B = 14; A×B = i + 14j + 10k; |A×B| = 3√33.
Soal 5

A = 2i + 3j + 4k

B = i − 2j + 3k

Tentukan A·B, A×B, dan |A×B|.

A·B = 8
A×B = 17i − 2j − 7k
|A×B| = √342 = 3√38
A·B = 8; A×B = 17i − 2j − 7k; |A×B| = 3√38.

Rangkuman Pertemuan 4

Penjumlahan & Pengurangan

A±B dilakukan pada komponen yang sejenis.

Resultan

Rₓ=ΣAₓ, Rᵧ=ΣAᵧ, lalu R dan arah ditentukan dari keduanya.

Perkalian Skalar

A·B menghasilkan skalar dan berkaitan dengan cos θ.

Perkalian Vektor

A×B menghasilkan vektor normal dan berkaitan dengan sin θ.

Kalimat kunci Pertemuan 4: semua operasi dimulai dari makna arah dan komponen, bukan dari menghafal rumus.
Notasi konsisten: A = Axi + Ayj + Azk. Bentuk koordinat (Ax, Ay, Az) hanya digunakan untuk menjelaskan ekuivalensi notasi.

Beban belajar

Tatap muka / terbimbing100 menit
Penugasan terstruktur120 menit
Belajar mandiri120 menit
Total Pertemuan 4340 menit

Tugas belajar Pertemuan 4

Kerjakan ulang seluruh soal lampiran dengan format i, j, k. Untuk setiap soal, tuliskan:

  1. vektor yang diketahui;
  2. operasi yang digunakan;
  3. substitusi komponen;
  4. hasil vektor atau skalar;
  5. besar vektor hasil bila diminta.
Standar penulisan: gunakan i, j, k secara konsisten dari awal sampai jawaban akhir.

Checklist penguasaan Pertemuan 4

0 dari 10 indikator tercapai0%

Checklist ini tersimpan pada browser/perangkat dan bukan progres atau nilai resmi sistem perkuliahan.

Jembatan ke Pertemuan 5

Setelah operasi vektor dikuasai, Pertemuan 5 memperkenalkan gaya sebagai besaran vektor, Hukum I Newton, dan Diagram Benda Bebas.

Pertemuan 4: operasi vektor → Pertemuan 5: gaya + Hukum I Newton + Diagram Benda Bebas